All posts by gamatrin

Gamatrindo Berpartisipasi kembali dalam berbagai Pameran setelah masa pandemi Covid19

Selama masa pandemi 2020 dan 2021 yang telah membatasi kegiatan promosi secara fisik, kami akhirnya dapat berpartisipasi kembali dalam dua pameran sekaligus pada bulan Maret 2022.

GAMATRINDO pada tanggal 17-19 Maret 2022, mengikuti Pameran INALIGHT 2022 yang bertempat di JI-Expo, Kemayoran Jakarta, dan Pameran INDOBUILDTECH 2022 yang bertempat di ICE-BSD, Serpong, Banten.

Kami terus berupaya untuk mengenalkan Produk Dalam Negeri kami kepada masyarakat.

INALIGHT 2022

PAMERAN INDOBUILDTECH 2022

Intellectual Property Academy

Sekretariat GAMATRINDO dan anggota mengikuti workshop mengenai Intellectual Property (IP) yang diadakan oleh BRIN selama 2 hari pada tanggal 16-17 Desember 2021.

Pada workshop ini, pembicara berasal dari BRIN/Kemenristek, DJKI Kemenkumhan, Peneliti Universitas Hasanudin, IP expert dari Texas A&M University, WIPO (Italy),  dan Ali Bhutto University (Pakistan).

Pengajuan Intellectual Property atau Kekayaan Intelektual (Patent, Merek Dagang, Copyright, dan desain industri) saat ini meningkat sangat cepat, namun konektifitas antara Inventor dan Industrialis belum terjalin dengan baik di Indonesia. Pemanfaatan IP belum tersalurkan dengan maksimal jika dibandingkan dengan negara lain.

Selain menjelaskan mengenai dasar pengajuan IP, maintenance IP, serta proses2x yang lebih teknis. Dalam workshop ini juga dijelaskan bagaimana perkembangan IP  dimasa depan dimana batasan antar negara sudah semakin hilang dikarenakan IP yang di daftarkan merupakan produk intangible.  Perkembangan riset dan pemanfaatannya terutama dimasa depan dalam hal Artificial Intelligence dan Metaverse, menjadi peluang dan tantangan bagi semua pihak dalam hal kepemilikan Intelektual Property-nya.

Untuk anggota Gamatrindo yang memerlukan materi, dapat menghubungi sekretariat.

 

Luminer LED / Non LED – Magun, PJU, Tanam, Sorot, Portabel, Lampu Tidur dan Rantai Cahaya. (High/Low Bay, Tunnel, Down Light, Flood Light, Candlier, Chain light, Sleeping Light)

Luminer LED dan non LED

Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah meluncurkan Standar untuk luminer LED dengan nomor SNI IEC 60598:2016. SNI ini merupakan standar adopsi penuh dari IEC 60598:2015.

Kementerian ESDM saat ini telah memberlakukan secara wajib SNI IEC 60598:2016 series sejak Januari 2018 melalui PerMen ESDM no. 2 tahun 2018 1 April 2021 melalui Peraturan Menteri ESDM no. 7 tahun 2021. Tujuh (7) kategori luminer yang beredar di Indonesia harus bertanda SNI (dengan kode HS 9405.XX.XX). 

  1. SNI IEC 60598-1:2016 mengenai Luminer – Bagian 1: Persyaratan Umum dan Pengujian.
  2. SNI 04-6973.2.1-2005 mengenai Luminer – Bagian 2-1: Persyaratan Khusus – Luminer Magun Kegunaan Umum.
  3. SNI IEC 60598-2.2:2016 mengenai Luminer – Bagian 2-2: Persyaratan Khusus – Luminer Tanam.
  4. SNI IEC 60598-2-3:2016 mengenai Luminer – Bagian 2-3: Persyaratan Khusus – Luminer untuk Pencahayaan Jalan.
  5. SNI IEC 60598-2-4:2016 mengenai Luminer – Bagian 2-3: Persyaratan Khusus – Luminer Porabel.
  6. SNI IEC 60598-2-5:2016 mengenai Luminer – Bagian 2-5: Persyaratan Khusus – Luminer Lampu Sorot.
  7. SNI IEC 60598-2-12:2016 mengenai Luminer – Bagian 2-12: Persyaratan Khusus – Luminer Lampu Tidur.
  8. SNI IEC 60598-2-20:2012 mengenai Luminer – Bagian 2-20: Persyaratan Khusus – Luminer Rantai Cahaya.

Pengecualian terhadap produk Luminer diantaranya adalah untuk Lampu Luminer Portabel pada mainan anak, lampu tangan, kemudian Lampu Tanam untuk pengalir udara, berpendingin cair, serta Lampu Tidur untuk penggunaan surveilance. Untuk lengkapnya dapat dilihat pada lampiran IV Peraturan Menteri ESDM 7/2021 tersebut.

Namun dalam Peraturan Menteri ini tidak dijelaskan adanya skema dukungan atau pengecualian atas lingkup produk yang diproduksi oleh UMKM, sehingga UMKM yang belum mampu mensertifikasi SNI untuk produknya, akan mendapat kesulitan dalam memasarkan produk luminernya, serta jika tidak disertai tanda SNI, maka dapat dikategorikan pelanggaran hukum.

Lembaga Sertifikasi Produk(LS Pro) yang dapat menerbitkan SNI, sudah tersedia di beberapa LS-Pro, namun laboratorium pengujian yang dapat melakukan pengujian Luminer di dalam negeri hanya Lab Uji PT. Sucofindo dan PT. Qualis.

Peleburan NRP menjadi NPB mulai 1 Desember 2019

Merdeka.com – Kementerian Perdagangan melakukan simplifikasi pendaftaran Nomor Registrasi Produk (NRP) dengan meleburnya ke dalam Nomor Pendaftaran Barang (NPB). Selain itu, pendaftaran NPB juga bisa dilakukan secara online.

Proses ini bisa dilakukan di portal Sistem Informasi dan Manajemen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (SIMPKTN). Sistem ini diharapkan membantu pelaku usaha dari daerah yang ingin membuat NPB tanpa perlu datang jauh-jauh ke kantor di Jakarta.

Lebih lengkapnya dapat dibaca pada tautan dibawah ini.

https://www.merdeka.com/uang/1-desember-2019-pembuatan-nomor-pendaftaran-barang-bisa-dilakukan-online.html
http://simpktn.kemendag.go.id/#

Pengurusan Perijinan Satu Pintu melalui Online Single Submission

Pemerintah baru saja meluncurkan program baru untuk mempermudah pelaku usaha dalam melakukan bisnis di Indonesia dengan meluncurkan portal Online Single Submission (OSS). Dengan menggunakan OSS ini, pelaku usaha dapat melakukan pengurusan perijinan secara online dan hanya dengan mengakases oss.go.id, dan jika seluruh kelengkapan telah ada, proses submission dapat selesai hanya dalam 5 menit.  Diharapkan terobosan dalam proses perijinan ini dapat berjalan dengan baik.